4 Cara Mengetahui Masa Subur Pada Wanita

Kode Iklan 336x280
Kode Iklan In Artikel
HPK taruh disini
            Masa subur merupakan masa dimana sel telur pada wanita siap dibuahi oleh sperma. Jadi apabila ada sel sperma masuk dan ketemu dengan sel telur maka akan dimungkinkan  terjadinya kehamilan. Usia telur adalah 1 – 2 hari. Jika tidak ada sperma yang masuk atau membuahinya maka sel telur akan mati dan keluar dari tubuh bersama-sama dengan darah haid.
            Mengetahui masa subur sangatlah penting pasangan suami istri yang ingin cepat dikaruniai anak. Mengetahui masa subur juga dapat berfungsi bagi keluarga yang menerapkan “keluarga berencana” atau yang biasa disingkat KB. Berikut ini akan dijelaskan tiga cara untuk mengetahui masa subur pada wanita yaitu:

1. Siklus haid atau kalender
            Siklus haid adalah jarak antara hari pertama haid sampai hari pertama haid berikutnya. Misal jika haid jatuh pada tanggal 29 juli dan pertama haid berikutnya jatuh pda tanggal 25 agustus, maka siklus haidnya adala 27 hari. Siklus haid normal berkisar antara 15-45 hari. Rata-rata siklus haid adalah28 hari. Dalam penentuan siklus haid ada beberapa hal yang harus diperhatikan diantaranya yaitu: 
a.       Siklus haid dihitung bukan berdasarkan lamanya haid, akan tetapi dihitung antara dua waktu haid
b.      Siklus haid terpanjang dan terpendek ditentukan dalam jangka waktu minimal 6 bulan
c.       Masa ovulasi dihitung 14 hari sebelum hari pertama haid. Masa ovulasi = hari pertama haid terakhir(HPHT) + siklus menstruasi – 14
d.      Masa subur pada wanita ditentukan sekitar 3 hari sebelum dan sesudah masa ovulasi.

2. Mendeteksi suhu basal tubuh
            Penghitungan masa subur wanita dapat di deteksi dengan menghitung suhu basal tubuh. Umumnya suhu tubuh akan meningkat sebesar 0,5 °C menjelang masa ovulasi. Peningkatan suhu ini berkaitan dengan diproduksinya hormon progesteron. Pengukuran suhu tubuh dilakukan selama 6 bulan.

3. Kondisi lendir rahim
            Kondisi lendir rahim juga dapat digunakan untuk mendeteksi masa subur  wanita. Pada masa subur, lendir yang dihasilkan akan lebih banyak dan lebih jernih daripada biasanya.  Kondisi seperti ini disebabkan adanya rangsangan hormon estrogen. Cara untuk memeriksa kondisi lendir rahim bisa dengan cara menggunakan jari yaitu diraba. Lendir yang dihasilkan pada masa subur berupa cairan bening seperti putih telur dan menyebabkan alat kelamin terasa lebih lembab. Dibawah mikroskop, lendir yang dihasilkan pada masa subur berbentuk seperti pakis. Pad kebanyaan wanita kondisi seperti ini dianggap keputihan. Diluar masa subur, lendir yang dihasilkan hanya sedikit dan lebih kental sehingga kelamin terasa kering.
4. Alat tes kesuburan

            Mendeteksi masa subur wanita dengan cara-cara diatas membutuhkan waktu yang lama dan dibutuhkan ketelitian. Pemeriksaan tersebut harus dilakukan setiap hari. Cara mendeteksi masa subur yang paling praktis adalah dengan menggunaka alat tes kesuburan. Alat ini bisa didapatkan di apotek terdekat. Namun tentu saja dengan menggunakan alat ini dibutuhkan dana yang tidak sedikit.


            Alat tes kesuburan biasanya digunakan dengan cara mencelupkanya kedalam urin yang pertama kali keluar setelah bangun tidur. Reaksi yang ditunjukkan biasanya yaitu perubahan warna. Alat tes kesuburan juga bisa memantau terjadinya ovaluasi. Alat ini bekerja dengan melihat kadar LH yang dihasilkan kelenjar pitutaria sebagai pertanda akan terjadinya ovulasi dalam 24-36 jam.
Kode Iklan 300x250
close
==[ Klik disini 2X ] [ Close ]==